Posted on

GenPI.co – Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra menantang debat siapa pun sosok pendukung penundaan Pemilu 2024.

Menurut Bintang, pihaknya membuka ruang debat, jika masih ada legislatif dan eksekutif yang terus mendorong perpanjangan masa jabatan presiden atau penundaan pemilu.

Sebelumnya, elite pemerintah dan partai politik kompak melemparkan wacana penundaan Pemilu 2024 dengan alasan pemulihan ekonomi ketika pandemi covid-19.

“PB SEMMI membuka forum debat menantang eksekutif maupun legislatif, siapa-siapa yang terus mendorong perpanjangan jabatan presiden atau pemilu ditunda,” jelas Bintang kepada GenPI.co, Jumat (25/3).

Bintang menjelaskan permasalahan bangsa saat ini makin kacau, sementara polemik minyak goreng belum terselesaikan.

Selain itu, Bintang mengaku terkejut ketika polemik belum usai, pemerintah gencar untuk ekspor minyak goreng.

“Saya heran dengan pihak-pihak yang justru terus menerus bicara tentang kekuasaan, yakni perpanjangan jabatan atau penundaan pemilu, ngotot sekali. Minyak Goreng saja tidak selesai, rakyat saat ini saja sedang susah,” ungkap Bintang.

Menurutnya, wacana penundaan pemilu tidak lebih besar daripada masalah masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pokok.

“Jadi, lebih urgensi kekuasaan dibandingkan perut rakyat?” kata Bintang.

Oleh sebab itu, Bintang mengimbau para elite pemerintah dan parpol untuk menyelesaikan permasalahan minyak goreng.

Pasalnya, rakyat sejauh ini sengsara terkait kelangkaan hingga harga minyak goreng yang meroket.

“(Pemerintah) tolong urus rakyat. Jadi, tolong selesaikan masalah yang membuat rakyat menjerit,” kata Bintang.

sumber: genpi.co