Posted on

GenPI.co – Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra mengatakan wacana penundaan Pemilu 2024 sangat miris di tengah krisis minyak goreng.

Menurut dia, masyarakat sejauh ini kesulitan dalam mencari dan membeli minyak goreng, padahal Indonesia negara penghasil sawit terbesar.

“Kita enggak perlu bicara penundaan pemilu mengingat sedang krisis pangan, terutama minyak goreng,” ujar Bintang kepada GenPI.co, Jumat (25/3).

Bintang menjelaskan ide penundaan pemilu sangat bertentangan dengan kondisi rakyat yang menghadapi masa sulit.

Apalagi, isu tersebut muncul dari para elite pemerintah dan partai politik.

“Rakyat butuh pimpinan dalam hal ini. kami mendesak segera selesaikan masalah minyak goreng dan stop bicara penundaan pemilu,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya tidak akan tinggal diam karena akan menentang wacana pemilu ditunda.

Menurut dia, pihaknya akan bergerak mendesak pemerintah agar serius menyelesaikan polemik minyak goreng dan berhenti membicarakan penundaan pemilu.

“Kami bisa turunkan massa di 29 provinsi SEMMI seluruh Indonesia,” ucapnya.

sumber: genpi.co