Posted on

GenPI.co – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meminta Syarikat Islam kembali fokus ke dalam hal ekonomi keumatan.

Zainut berharap, Musyawaran Nasional Ulama Syarikat Islam yang sedang berlangsung membawa ide-ide segar yang bisa membantu pembangunan bangsa.

“Syarikat Islam ini memiliki sejarah cukup panjang di NKRI. SI bahkan lahir sebelum kemerdekaan Indonesia,” kata Zainut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/3).

Zainut menekankan agar SI bisa ikut menyoroti filantropi Islam yang kini jadi isu strategis nasional.

Menurutnya, filantropi Islam berupa zakat dan wakaf merupakan sumber daya umat yang luar biasa.

“Keduanya perlu digali dan dikembangkan supaya memiliki manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan masyarakat, apalagi SI dalam sejarahnya pernah bergerak di bidang ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas Ulama Syarikat Islam Kiai Sodikin mengatakan munas kali ini memiliki beberapa agenda keorganisasian.

Sodikin mengatakan, munas ini akan memilih para pemimpin SI yang berjumlah 17 orang.

“Selanjutnya, akan membahas secara serius tata kelola organisasi supaya makin baik,” beber Kiai Sodikin.

Sodikin mengatakan, isu kehalalan juga akan menjadi topik utama yang akan dibahas.

Selain itu, topik ekonomi syariah juga akan dibangun supaya menjadi pilar-pilar kehidupan keumatan di Indonesia.

“Filantropi yang disebut Wamenag ini insya Allah kami akan ada MoU dengan Baznas. Ini potensi supaya zakat dan wakaf bisa dimanfaatkan umat,” tandasnya.

sumber: genpi.co