Posted on

SUARA SOPPENG – Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (LBH PB SEMMI), Gurun Arisastra turut merespon pernyataan Mantan Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri.

Dalam unggahan video yang beredar Megawati mengatakan menyarankan Ibu-ibu untuk beralih cara memasak dengan merebus bukan menggoreng akibat minyak goreng langka dan mahal.

“Pernyataan beliau justru bukan menciptakan solusi namun mengajarkan kepada bangsa atau emak-emak untuk menghindari masalah,”ujar Gurun Arisastra kepada Suarasoppeng.com, Minggu 20 Maret 2022.

Gurun mengatakan semestinya Megawati berpikir betapa banyak pedagang kaki lima yang mengandalkan minyak goreng sebagai kebutuhan utama dalam berjualan.

“Bayangkan berapa banyak pedagang kaki lima atau pelaku usaha mikro di negeri ini, sebagian besar mengandalkan minyak goreng sebagai kebutuhan utama dalam berjualan, tentu disini terasa betul jeritannya,”ujar Gurun Arisastra.

Lebih lanjut Gurun menambahkan permasalahan minyak goreng bukan sesederhana yang disampaikan oleh Megawati, tetapi ini tentang tanggung jawab negara untuk menjaga stabilitas pangan.

“Emak-emak atau rakyat Indonesia mau memasak dengan menggoreng tiap hari, ya itu terserah rakyat, hak rakyat, justru negara wajib menjaga stabilitas pangan, tanggung jawab negara terhadap pangan sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2012 Tentang Pangan,tambah Gurun Arisastra.

Advokat berusia 29 tahun ini menyarankan Megawati Soekarnoputri untuk segera pensiun dalam berpolitik, berhenti untuk memikirkan negara.

“Saya amati pernyataan beliau, sepertinya beliau harus segera pensiun berpolitik, berhenti memikirkan negara, karena sudah tidak mampu berpikir tentang politik, sudah tidak peka terhadap kondisi masyarakat, sudah tidak tahu apa yang diinginkan masyarakat. Sudahlah beliau istirahat saja,tutup Gurun Arisastra.

sumber: soppeng.pikiran-rakyat.com