Posted on

MANADO- Ketua Syarikat Islam (SI) Sulut Hi Machmud Turuis memaparkan peran kekinian SI di era digitalisasi harus lebih inovatif.

Turuis yang juga Direktur Pemasaran PT Bank Sulutgo mengingatkan SI jangan terbuai sampai lupa dengan perubahan zaman yang dikuasai tekonologi.

Ketua SI Sulut Machmud Turuis, Anggota DPD RI Dkafar Alkatiri (tengah) bersama para tokoh Muslim Sulut di Mukerwil Sulut, di Grand Luley, Sabtu (19/3)

”Sesuai tema kita sedang menghadapi tantangan untuk menuju masyarakat 5.0,”ujar Turuis.

Selain itu, kata Turuis, SI senantiasa  bersinergi dengan elemen lain khususnya pemerintah daerah untuk mengembangkan dan memulihkan ekonomi keumatan.

“Kita harus adakan program pengembangan dan pemulihan ekonomi keumatan,” jelas Turuis saat sambutan di Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) SI Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2022 di Grand Luley Hotel Sabtu siang (19/3/2022).

Mukerwil dibuka Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Praseno Hadi mewakili Gubernur Sulut.

Pembukaan Mukerwil  bertema “Bangkit Bersama Menggerakkan Syarikat Islam Sulawesi Utara melalui Penguatan Dakwah Ekonomi Menuju Masyarakat 5.0” dihadiri pimpinan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah,Wakil Ketua DPD RI ir Hi Djafar Alkatiri dan pimpinan SI pusat, Ketua Baznas Sulut Hi Abid Takalamingan, DMI Sulut dan lainnya.

“Saya berharap Mukerwil kali ini bisa menghasilkan poin-poin penting yang tidak hanya bermanfaat bagi internal SI Sulut, tapi juga masyarakat Sulut secara umum,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hamdie Gugule menjelaskan bahwa Mukerwil adalah agenda konsolidasi organisasi dan tindak lanjut hasil Kongres Nasional/Majelis Tahkim ke-41 di Surakarta, beberapa waktu lalu.

Hamdie menyebutkan, peserta kegiatan adalah adalah utusan pengurus cabang dari 10 cabang yang ada, dan utusan pengurus wilayah.

sumber: harimanado.com