Posted on
MUTIARA-MUTIARA ILAHIAH DI DALAM AL-QUR’AN
MUTIARA-MUTIARA DI DALAM SURAT AL-FATIHAH:
ISI-ISI POKOK SURAT AL-FATIHAH
Ahmad Thib Raya UIN Jakarta
Jakarta-Matraman, Minggu, 6 Maret 2022
Berkaitan dengan sebutan “Umm al-Kitab” itu, Syaikh Muhammad Abduh menyatakan bahwa surat ini mengandung pokok-pok kandungan Al-Qur’an secara global, sedangkan semua ayat Al-Qur’an selainnya merupakan perincian dari pokok-pokok tersebut. Yang pokok itu, menurut Abduh, adalah tauhid, janji dan ancaman, ibadah yang menghidupkan tauhid, penjelasan tentang jalan kebahagiaan dan cara mencapainya di dunia dan akhirat, dan pemberitaan atau kisah generasi terdahulu.
Al-Qurthubi menyatakan bahwa nama “umm al-Kitab” mencakup berbagai macam ilmu yang terkandung di dalam Al-Qur’an yaitu,
1. Ilmu al-ushul (ilmu dasar, yang berkaitan dengan akidah), yang terkandung di dalam “Maliki yaumiddin hingga al-rahman al-rahim, pengetahuan tentang kenabian yang terkandung di dalam “Al-Ladzinan an’anta ‘alaihim”, dan pengetahuan tentang tempat kembali, yang terkandung di dalam “Maliki yaum al-din”.
2. Ilmu al-furu’ (ilmu cabang), dan cabagng yang paling tinggi adalah ibadah, seperti yang terkandung di dalam “Iyyaka na’budu”.
3. Ilmu al-akhlak (ilmu akhlak), yang terkandung di dalam ayat “Iyyaka nasta’in” hingga “ihdina al-shirat al-mustaqim”.
4. Ilmu sejarah, yang terkandung di dalam ayat “shirath al-ladzina an’amta ‘alaihim” hingga “wa la al-dhallin”.
Al-Sab’ al-Matsani juga merupakan nama yang populer, yang berarti “Tujuh ayat yang diulang-ulang”. Yang dimaksud adalah bahwa Al-Fatihah adalah surat yang mengandung 7 ayat yang selalu diulang-ulang di dalam salat. Seseorang yang melakukan salat selalu membaca surat ini. Dalam setiap rakaat, surat ini harus dibaca. Jika tidak dibaca, maka salatnya tidak sah.
Hal-hal pokok yang terdapat di dalam Surat al-Fatihah adalah:
1. Pujian terhadap keagungan dan kemuliaan Allah swt.
2. Menetapkan ketuhanan Allah sebagai pemelihara alam
3. Beribadah kepada Allah dengan melaksanakan yang diperintahkan dan meninggalkan yang dilarang.
4. Memohon hidayah dan ketetapan iman kepada Allah
5. Memberitakan tentang kisah-kisah umat terdahulu
6. Menyebutkan tingkat-tingkat orang-orang yang bahagia
7. Menyebutkan tingkat-tingkat orang-orang yang celaka.

sumber: facebook.com/ahmad.thibraya.12